investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Harga dan ketersediaan beras di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara, menjadi perhatian Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Petugas turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang beras. Sabtu (12/09/26).
Sidak dilaksanakan oleh Satgas Pangan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin Kanitkrimsus Satreskrim IPDA Daffa Raihantra Budiman, S.Tr.K., MSc, mengecek langsung harga jual sekaligus kondisi stok beras yang tersedia di tingkat pedagang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras di pasaran tetap berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, ungkap Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok A. A. Ngurah Made Pandu Prabawa, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
Pengawasan harga pangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga yang sesuai ketentuan.
Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyatakan pemantauan akan terus dilakukan di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya praktik penjualan beras di atas ketentuan serta menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan apabila menemukan dugaan penjualan beras dengan harga yang tidak sesuai ketentuan kepada pihak berwenang, tutup AKP Pandu.
investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok melalui Satuan Samapta dan jajaran Polsek kawasan melaksanakan patroli jalan kaki di sejumlah wilayah pelabuhan pada Sabtu dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman kepada pekerja, pengurus barang, pengurus angkutan, hingga anak buah kapal (ABK). (12/09)
Patroli dilaksanakan dengan menyasar sejumlah kawasan, yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Sunda Kelapa, serta Pelabuhan Muara Baru.
Di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, personel Satsamapta melaksanakan patroli di Area Dermaga 202 Pos Ende. AIPTU Nurkhalis dan AIPDA Heru melakukan pemantauan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk tindak kejahatan seperti pencopetan.
Selain itu, BRIPKA Tri Supriyanto, S.H. melaksanakan patroli di kawasan PT Indonesia Power Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada para pekerja proyek sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Patroli juga dilakukan Unit Samapta Polsek Kawasan Kalibaru di wilayah hukum Polsek Kawasan Kalibaru. IPTU Ibnu Isuryanto, S.H. bersama AIPDA Noris Embri M melaksanakan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Sementara itu, Unit Samapta Polsek Kawasan Muara Baru melaksanakan patroli di wilayah hukumnya. AIPDA Purnomo B.A. melakukan pemantauan dan memberikan rasa aman kepada para ABK yang sedang melakukan aktivitas muat di Pelabuhan Muara Baru.
Patroli turut dilakukan Unit Samapta Polsek Kawasan Sunda Kelapa. BRIGADIR Alfreed Sanjaya, S.H. melaksanakan patroli di kawasan Pelabuhan Muara Angke untuk memberikan rasa aman kepada pemilik bengkel odong-odong serta mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan patroli merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya di kawasan pelabuhan yang memiliki aktivitas masyarakat dan kegiatan operasional sepanjang waktu.
“Patroli ini kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat, pekerja, pengurus barang, pengurus angkutan, maupun para ABK dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Ia menambahkan, personel di lapangan juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
“Kami mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan pemantauan secara langsung di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Dengan kehadiran personel, kami berharap potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin,” tegasnya.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di kawasan pelabuhan sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama jajaran Polsek kawasan menggelar apel siaga personel pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari kesiapan pengamanan dan penyekatan terkait pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Apel siaga dilaksanakan secara serentak di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta halaman masing-masing Polsek jajaran. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam apel tersebut, sebanyak 228 Personel disiapkan untuk Pengamanan yang terdiri dari 151 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengikuti kegiatan. Sementara itu, Polsek Kawasan Sunda Kelapa menyiagakan 25 personel, Polsek Kawasan Kali Baru sebanyak 20 personel, dan Polsek Kawasan Muara Baru sebanyak 32 personel.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok memberikan sejumlah arahan kepada seluruh personel terkait dinamika situasi kamtibmas serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gangguan keamanan.
“Saya tekankan kepada seluruh personel agar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Laksanakan pengamanan dengan mengedepankan sikap humanis, namun tetap tegas apabila menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Ia juga mengingatkan personel agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan maupun gangguan keamanan yang dapat berdampak pada situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran.
“Kita harus mengedepankan tindakan preventif dan persuasif. Jangan sampai situasi berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Setiap personel harus tetap profesional, proporsional, dan tidak mudah terpancing,” tegasnya.
Apel siaga ini menjadi bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam memastikan kesiapan personel menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat serta mengantisipasi dampak pertandingan Persija kontra Persib terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
investigasihukumkriminal Bekasi|Kapolri mendorong perusahaan mengubah cara pandang terhadap buruh. Pekerja tidak semestinya hanya diposisikan sebagai tenaga kerja, tetapi harus menjadi *aset, mitra, sekaligus bagian dari keluarga perusahaan.*
Pesan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri *Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)* di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Acara tersebut mengusung tema *“Hubungan Industrial, Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”.*
“*Jadikan buruh sebagai aset, mitra, dan bagian dari keluarga perusahaan,*” ujar Kapolri.
Cara pandang tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan industrial yang sehat. Sebab, keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan buruh bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan, melainkan perlu berjalan beriringan.
Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif dan berkualitas agar mampu bertahan dan berkembang. Sebaliknya, buruh membutuhkan perusahaan yang sehat untuk memperoleh kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Keseimbangan itu semakin dibutuhkan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang turut memberi tekanan terhadap dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan. Kondisi tersebut menuntut pemerintah, pengusaha, investor, dan pekerja semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi.
Kapolri pun mengapresiasi perjuangan FSPMI yang semakin mengedepankan silaturahmi serta dialog dengan pemerintah dan kalangan pengusaha. Perbedaan kepentingan dalam hubungan industrial diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan langkah yang justru merugikan pekerja maupun perusahaan.
Pendekatan serupa juga terlihat dalam pembahasan Cipta Kerja yang diawali melalui pertemuan antara serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Langkah tersebut diapresiasi sebagai upaya mencari titik temu dengan tetap berpegang pada regulasi dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Konsolidasi Akbar FSPMI tersebut dihadiri sekitar *2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan* di Kawasan Industri MM2100. Sejumlah unsur serikat pekerja, pengusaha, APINDO, pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, hingga jajaran Polri turut hadir.
Di tengah upaya memperkuat hubungan industrial, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kekayaan sumber daya alam dan besarnya pasar domestik Indonesia menjadi modal penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.
Namun, investasi membutuhkan iklim yang aman dan kondusif. Karena itu, Kapolri meminta *praktik pungutan liar, premanisme, maupun gangguan kamtibmas lainnya* yang menghambat aktivitas dunia usaha segera dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Peningkatan investasi juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pekerja. Kapolri mengapresiasi keberadaan *SMK Mitra Industri MM2100* sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang semakin kompetitif dan memiliki kesempatan untuk menduduki posisi manajerial maupun strategis di perusahaan.
Sinergi pemerintah, dunia usaha, investor, dan buruh pada akhirnya menjadi kunci agar investasi terus tumbuh, lapangan kerja semakin luas, dan kesejahteraan pekerja meningkat menuju Indonesia Emas 2045.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, geng motor, dan aksi 3C (curas, curat, dan curanmor), jajaran Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Patroli Perintis Presisi di sejumlah wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (11/9/2026) dini hari.
Kegiatan patroli dilaksanakan dengan melibatkan tujuh personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.
Patroli dipimpin oleh Aipda Kasmito selaku Kepala Tim 3P, bersama Bripka Riza, Brigadir Arif, Brigadir Danny, Bripda Ihsan, Bripda Ilyas, dan Bripda Steffanus.
Sebelum melaksanakan patroli, Aipda Kasmito memberikan arahan kepada seluruh personel terkait sasaran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan selama kegiatan.
“Patroli ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas, seperti aksi 3C, tawuran, geng motor, balap liar, begal, maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.”
Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan dan melakukan dialog serta imbauan kepada masyarakat.
Pelaksanaan patroli di depan Terminal Penumpang Pelni. Petugas melakukan pengecekan dan memberikan imbauan kepada para sopir serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang sedang berkumpul agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
Selanjutnya Patroli dilanjutkan di Jalan Pelabuhan Nusantara II. Petugas memberikan imbauan kepada para sopir truk yang beristirahat di bahu jalan agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perjudian online.
“Kami mengimbau para sopir untuk selalu menjaga barang bawaan, tidak mengonsumsi minuman keras, menjauhi narkoba dan perjudian online, serta tetap mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan.”
Personel menyisir Jalan Raya Pelabuhan dan mendapati sejumlah pemuda yang sedang berkumpul di pinggir jalan. Petugas kemudian memberikan imbauan agar mereka meninggalkan kawasan pelabuhan untuk mencegah terjadinya keributan maupun gangguan keamanan. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap barang bawaan para pemuda tersebut.
Patroli kemudian dilanjutkan di sekitar depan INGGOM, Jalan Raya Pelabuhan. Di lokasi tersebut, personel menemukan sejumlah sopir yang berkumpul di bahu jalan.
Petugas memberikan edukasi agar para sopir tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Selain itu, petugas mengingatkan para sopir untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengingatkan para sopir agar tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Sebelum kendaraan digunakan, pastikan kondisinya dalam keadaan baik untuk menghindari kecelakaan.”
Adapun rute patroli meliputi Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Pelabuhan Nusantara II, Jalan Ketel, dan Jalan Padamarang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga, pekerja, dan pengguna jalan, khususnya pada jam-jam rawan.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan kehadiran personel di lapangan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.”
investigasihukumkriminal JAKARTA | Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, kembali melaksanakan kegiatan Jumat Peduli sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Jl. Tuna Raya, Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.
Kegiatan Jumat Peduli dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Kawasan Muara Baru, Iptu Sunarta, bersama anggota piket fungsi Polsek Kawasan Muara Baru.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian membagikan 30 paket nasi siap saji serta air minum kemasan botol kepada masyarakat yang berada di sekitar Pasar Ikan Modern Pelabuhan Muara Baru.
“Kegiatan Jumat Peduli ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polsek Kawasan Muara Baru kepada masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di sekitar kawasan Pelabuhan Muara Baru,” ujar salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Pembagian makanan dan minuman berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Polsek Kawasan Muara Baru untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat.
Melalui kegiatan Jumat Peduli yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kawasan Muara Baru berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial terhadap masyarakat.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya.
investigasihukumkriminal Jakarta | Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Apel dan Patroli Cipta Kondisi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (10/9/2026) dini hari.
Kegiatan dipimpin oleh IPTU Arief Widodo, S.H., selaku Kasubbagbekpal Baglog Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dengan melibatkan sebanyak 17 personel. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan empat unit kendaraan roda empat dinas Polri.
Patroli menyasar sejumlah objek vital dan kawasan pelabuhan, di antaranya Indonesia Power PLTU, PT Salim Ivomas, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Inggom, hingga JICT.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga melaksanakan dialogis dengan petugas keamanan (security) di sejumlah lokasi. Petugas memberikan imbauan agar para security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melaksanakan tugas pada malam hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh petugas keamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan pemeriksaan secara rutin terhadap tamu maupun kendaraan, serta tidak melaksanakan tugas seorang diri. Utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar IPTU Arief Widodo.
Selain itu, personel juga mengingatkan petugas keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap permasalahan serta menghindari tindakan kekerasan.
“Dalam menangani setiap permasalahan, utamakan pendekatan yang humanis dan persuasif. Jangan mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Sinergi antara petugas keamanan dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Patroli Cipta Kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan objek-objek vital yang berada di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok berjalan dengan aman dan lancar.
investigasihukumkriminal Jakarta Utara | Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, balap liar, dan aksi tawuran, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 8–9 September 2026.
Kegiatan patroli tersebut berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 02.30 WIB, dengan menyasar sejumlah jalur dan kawasan yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Sulawesi, dan Jalan Panaitan.
Patroli dipimpin oleh Aiptu Sumarno selaku Ketua Tim Patroli Perintis Presisi, bersama lima personel lainnya, yakni Aipda Heru Siswanto, S.H., Brigadir Alfian, Briptu Rio, Briptu Glend, dan Bripda Putra. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua.
Sebelum pelaksanaan patroli, Aiptu Sumarno memberikan arahan kepada seluruh anggota terkait kesiapan personel, sasaran patroli, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Selanjutnya, personel menyambangi sejumlah titik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan memberikan imbauan kepada petugas keamanan atau security agar meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan patroli secara mobile di area line.
Imbauan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kehilangan barang maupun tindak pidana kejahatan lainnya di kawasan pelabuhan.
“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk meningkatkan patroli mobile dan kewaspadaan di area masing-masing. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
Selain menyasar petugas keamanan, personel Patroli Perintis Presisi juga memberikan imbauan kepada para sopir yang sedang menunggu antrean bongkar muat. Para sopir diingatkan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan jalanan.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyambangi para pekerja di sekitar kawasan pelabuhan. Personel mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja dan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan ketentuan keselamatan kerja.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menghadirkan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami akan terus melakukan kegiatan preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya, sehingga situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Alrasyidin Fajri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh rute patroli terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan Patroli Perintis Presisi juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
investigasihukumkriminal Jakarta |Tim Patroli Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga merampas telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu milik seorang sopir truk di kawasan lampu merah keluar Tol Tomang, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026) dini hari.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, penanganan tersebut berawal ketika personel yang sedang berpatroli menuju Taman Cattleya dihampiri seorang sopir truk. Pria itu melaporkan bahwa telepon seluler dan uangnya dirampas sekelompok pemuda.
“Setiap informasi dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas menuju lokasi dan memeriksa sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kejadian. Dari pemeriksaan awal, tiga orang berinisial D (28), P (25), dan D (26) diduga terlibat dalam perampasan tersebut.
Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Grogol Petamburan bersama barang bukti berupa satu unit telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera meminta bantuan petugas apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan. Informasi mengenai lokasi dan kejadian dapat membantu kepolisian menindaklanjuti laporan.
“Utamakan keselamatan diri dan segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Sampaikan lokasi serta kejadian yang dialami agar petugas dapat memberikan bantuan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.
investigasihukumkriminal JAKARTA | Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah Jakarta melakukan penindakan terhadap rokok ilegal di wilayah kerja Kanwil Bea Cukai Jakarta. Hasilnya sebanyak 10.067.000 batang rokok ilegal berhasil ditindak. Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi mengatakan, jumlah tersebut diperoleh dari tiga penindakan dalam periode 31 Agustus sampai 1 September 2026. Estimasi potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 7,51 miliar.
“Kantor Wilayah DJBC Jakarta bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Marunda telah melakukan atau mengamankan sekitar 10 juta batang rokok ilegal di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp 7,5 miliar,” kata Hendri dalam konferensi pers di kantor DJBC Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Selain itu, Kantor Bea Cukai Marunda menerima limpahan sebanyak 45 koli berisi 716 ribu batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp 534 juta. Artinya total batang rokok ilegal yang diamankan mencapai 10,78 juta batang dengan total kerugian Rp 8 miliar.
“Total keseluruhan dari tiga rangkaian penindakan serta pelimpahan dari Polres Metro Jakarta Barat sekitar 10.783.800 batang rokok ilegal dengan estimasi kerugian negara adalah Rp 8 miliar,” tuturnya.
Barang tersebut diketahui berasal dari wilayah Jawa Timur. Rencananya barang akan dipasarkan ke wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Kalimantan.
“Rokok ilegal tersebut berasal dari Jawa Timur yang akan dikirim ke daerah pemasaran. Sementara ini yang terdeteksi ke tiga tempat, yaitu Jawa Barat, Sumatera dan Kalimantan,” ungkap Hendri.
Menurut Hendri, seluruh barang hasil penindakan dan barang yang diserahterimakan tersebut saat ini masih dilakukan proses penelitian lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga menambahkan pelaksanaan tugas ini dilakukan melalui sinergi bersama dengan Polri, Kejaksaan, TNI, Pemerintah Provinsi, dan berbagai kementerian/lembaga.
“Saya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin sangat baik antara Bea Cukai dengan Komisi III DPR RI, Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polri, TNI, Kejaksaan, serta seluruh instansi terkait dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal.” tutup Hendri.